Dewan Pembina SENKOM MITRA POLRI Riau Ajak Masyarakat Maknai Pergantian Tahun dengan Introspeksi dan Revolusi Moral

Mantan perwira Polri yang dikenal aktif dalam pembinaan kemitraan polisi-masyarakat itu merumuskan enam langkah konkret sebagai fondasi revolusi tersebut:

 0
Dewan Pembina SENKOM MITRA POLRI Riau Ajak Masyarakat Maknai Pergantian Tahun dengan Introspeksi dan Revolusi Moral
Dewan Pembina Senkom Riau Kompol (Purn) H. Martunus,SH

Dewan Pembina SENKOM MITRA POLRI Riau Ajak Masyarakat Maknai Pergantian Tahun dengan Introspeksi dan Revolusi Moral

PEKANBARU (31/12/2025) – Menjelang pergantian tahun, Dewan Pembina SENKOM MITRA POLRI Provinsi Riau, Kompol (Purn) H. Martunus, SH, mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Riau, untuk memaknai momen ini bukan sekadar sebagai Tahun Baru, melainkan sebagai titik tolak revolusi mental dan evaluasi diri kolektif guna mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Dalam pesannya yang disampaikan kepada media PHMAL (Publikasi Hubingan Masyarakat Antar Lembaga) Senkom Mitra Polri Provinsi Riau, Senin (30/12/2024), Martunus menekankan bahwa pergantian tahun seharusnya dimaknai sebagai momen introspeksi bangsa. “Kita bukan hanya memasuki tahun baru, tetapi kita sedang beralih ke babak baru perjuangan mengisi kemerdekaan. Saatnya semua komponen bangsa, dari pemerintah hingga masyarakat, melihat ke dalam, memperbaiki diri, dan bergerak bersama dalam sebuah ‘Revolusi Maju’,” ujarnya.

Mantan perwira Polri yang dikenal aktif dalam pembinaan kemitraan polisi-masyarakat itu merumuskan enam langkah konkret sebagai fondasi revolusi tersebut:

Tumpas Pengkhianatan Korupsi dan Kolusi: Menyerukan pemberantasan korupsi hingga ke akar sebagai wujud pengabdian pada negara.

Tingkatkan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas: Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga Ketertiban dan Keamanan Masyarakat serta Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas.

Jaga Alam dan Lingkungan (Tanpa Kembang Api): Mengajak memaknai pergantian tahun secara ramah lingkungan, menghindari polusi suara dan udara dari kembang api yang dapat mengganggu ekosistem.

Hidup Sehat Tanpa Miras dan Narkoba: Mengkampanyekan kebahagiaan jiwa yang sehat dan bermartabat, bebas dari minuman keras dan narkoba.

Tingkatkan Solidaritas Tanpa Pergaulan Bebas: Menegaskan pentingnya memperkuat tali persaudaraan dan menghindari perilaku yang bertentangan dengan norma sosial serta agama.

Keteladanan sebagai Warisan Generasi Bangsa: Menekankan peran para pemimpin, tokoh masyarakat, dan orang tua untuk memberikan contoh nyata dalam sikap dan perbuatan.

Seruan ini disambut positif oleh sejumlah elemen masyarakat. Sekretaris Forum Sepak bola Indonesia (Forsgi) Provinsi Riau, Rifki Arif, menyatakan bahwa ajakan tersebut sejalan dengan kebutuhan akan penguatan karakter bangsa. “Pendekatan yang mengedepankan keteladanan dan kesadaran kolektif ini tepat untuk membangun fondasi menuju 2045,” kata Rifky.

Ajakan untuk tidak menggunakan kembang api juga mendapat dukungan dari Forum Kesehatan. “Langkah sederhana seperti ini memiliki dampak besar bagi kelestarian alam dan kenyamanan satwa, serta mengurangi risiko kebakaran,” ungkap Ketua Forum Komunikasi Kesehatan (FKKI) Riau, Syahrudin.

Dengan seruan ini, Martunus berharap semangat pergantian tahun dapat diubah menjadi energi positif untuk membangun Indonesia yang lebih bersih, aman, sehat, dan berakhlak mulia. Perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, tegasnya, harus dimulai dari perubahan paradigma dan aksi nyata setiap individu pada hari ini. (Rif)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0