Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax

Kapolres Kuansing mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD bertema "Dampak Media Sosial Bagi Kalangan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid 19 diwilayah kabupaten Kuantan Singingi" bertempat di Aula Sanika Satyawada Mapolres Kuansing. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Polsek yang ada di Kabupaten Kuansing, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Ansor, perwakilan Osis SLTA yang ada di Kuansing, BEM UNIKS, Tokoh agama dan tokoh Masyarakat.

Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax
Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax
Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax
Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax
Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax
Senkom Kuansing Apresiasi FGD, Kapolres dan Kadis Kominfo Kuansing : Mengajak Bersatu Bijak Menggunakan medsos dan Perangi Hoax

Kuansing, 26 November 2021 | Bangsa Indonesia pada saat ini banyak menghadapi tantangan dalam membangun negara dan mencerdaskan serta mensejahterakan tiap warganya, namun dua tahun terakhir semua bangsa di dunia menghadapi pandemi Covid-19 tidak terkecuali bangsa Indonesia, namun Bangsa Indonesia dinilai salah satu negara yang berhasil menghadapi pandemi Covid-19 dan berhasil menjaga kestabilan ekonomi dan keamanan, tentu semua ini bisa terwujud karna sinergitas Pemerintah Pusat, Aperatur negara, Tenaga Kesehatan, Pemerintah Daerah, Polri dan TNI bersama masyarakat Indonesia.

Selain Pandemi Covid-19 bangsa indonesia juga menghadapi hoax yang tersebar luas dimedia sosial, untuk menghadapi tantangan ini Kapolres Kuansing mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD) bertema "Dampak Media Sosial Bagi Kalangan Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19 diwilayah Kabupaten Kuantan Singingi" bertempat di Aula Sanika Satyawada Mapolres Kuansing.
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Polsek yang ada di Kabupaten Kuansing, Senkom Mitra Polri, Banser, Pemuda Ansor, perwakilan Osis SLTA yang ada di Kuansing, BEM UNIKS, Tokoh agama dan tokoh Masyarakat.

FGD diawali dengan pembacaan doa oleh panitia dilanjutkan sambutan sekaligus  pembukaan acara oleh Kapolres Kuansing AKBP. Rendra Oktha Dinata, S.I.K, M.Si
didalam sambutanya Kapolres Kuansing menyampaikan supaya kita bersama-sama berperan aktif menghimbau dan mengajak serta mengedukasi masyarakat agar bijak dalam bersosialmedia, selain itu Kapolres juga memberikan kabar gembira bahwa kasus Covid 19 diwilayah Kabupaten Kuantan Singingi sudah 0%, namun level PPKM kita belum turun dikarenakan persentase masyarakat yang sudah divaksin masih dibawah 50%.

Kegiatan FGD ini diisi oleh dua narasumber yaitu:
1. Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kab. Kuansing Ir. H. Samsir Alam, MM
2. AKP. Tapip Usman, SH (Kanit Humas Polres Kuansing)

Vasilitator memberikan materi yang sangat luar biasa dan disambut baik oleh para peserta. Narasumber juga minta pendapat dan masukan kepada para audiens, sehingga diskusi berjalan dengan tertib, lancar dan menarik, FGD bertujuan untuk menekan penyebaran hoaks dan gangguan kamtibmas diwilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Wakil Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Kuansing Syafrianto menyampaikan apresiasi kepada Polres dan Kominfo Kuansing yang telah menyelenggarakan kegiatan FGD kapada seluruh perwakilan pelajar dan masyarakat Kabupaten Kuansing untuk bersatu bijak dalam bermedia sosial dan bisa memilih dan memilah mana informasi yang bermanfaat dan yang mana provokasi, oleh sebab itu dibutuhkan cek ricek dan tabayun untuk menilai sebuah informasi yang layak untuk di publikasikan dan disebar luaskan. Waka Senkom Juga menjelaskan bahwa penebar hoax akan dikenakan KUHP, Undang-Undang No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Undang-Undang No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta tindakan ketika ujaran kebencian telah menyebabkan terjadinya konflik sosial. 

Kabid PHMAL Senkom Kabupaten Kuansing Bambang Irawan Abrorudin, Amd mengajak seluruh Komponen bangsa agar bisa mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara bijak dalam berkata, menulis, dan bertindak dalam beraktifitas di kehidupan bermasyarakat dan bermedia sosial. (bms)